Cara Finishing Kayu Alami

544
Cara Finishing Kayu Alami

Kesan alami pada furniture hingga saat ini masih menjadi sorotan pecinta furniture terutama yang ingin menampilkan serat. Cara finishing ini bisa Anda lakukan.

Furniture dengan tampilan natural kayu memang menjadi primadona bagi kalangan pecinta furniture. Bahkan kita banyak menjumpai berbagai mebel atau bahkan berbagai pameran furniture masih menonjolkan kesan natural alami. Kesan ini bisa didapatkan bukan berarti tidak diaplikasikan cat, justru untuk memberikan kesan alamisi tersebut tidak lepas dari finishing.

Proses finishing ini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan bahkan saat ini banyak berbagai tutorial untuk menciptakan kesan alami tersebut. Membicarakan tentang kesan alami, banyak aplikator berusaha menciptakan tampilan yang epik sehingga banyak yang tertarik dengan furniture tersebut.

CS Biovarnish

Proses finishing sendiri juga tidak bisa asal begitu saja melainkan membutuhkan keahian dan beberapa hal yang perlu disiapkan. Salah satu yang terpenting adalah memilih bahan finishing yang akan digunakan. Karena setiap produk finishing memiliki kualitas yang berbeda-beda sehingga harus teliti dalam memilih dan memilah.

Cara Finishing Kayu Alami

Selain pemilihan produk finishing dengan kualitas yang baik langkah selanjutnya adalah Anda harus menentukan warna yang akan menjadi hasil akhir finishing. Seperti yang kita ketahui, untuk mendapatkan tampilan natural kayu bisa didapatkan dengan berbagai tampilan kayu seperti kayu jati dll. Sehingga keindahan furniture Anda pun akan terlihat karena pemilihan bahan dan warna finishing yang tepat.

Penasaran bagaimana caranya untuk mendapatkan hasil finishing yang natural dan alami? Maka perhatikan langkah-langkah berikut:

Cara Finishing Kayu Alami Natural Kayu

1.      Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk proses finishing

Untuk melakukan proses finishing, maka siapkan alat dan juga bahan terlebih dahulu. Kali ini kita akan menggunakan bahan finishing yang mampu memperkuat kesan alami dan natural pada kayu. Hal yang akan anda butuhkan diantaranya adalah amplas, bahan finishing seperti wood filler, wood stain, clear coat, kuas, wadah, masker, bahan pengencer.

2.      Keringkan kayu

Cara Finishing Kayu Alami

Sebelum melakukan proses finishing, anda harus memperhatikan tingkat kekeringan dari kayu atau mebel yang ingin anda finishing. Apabila kayu masih dalam keadaan basah, maka tentu saja kayu tersebut akan cepat menyusut dan juga hasil finishing tidak akan bagus. Kayu atau mebel yang kering akan lebih cepat untuk dilakukan finishing dengan hasil yang lebih kuat dan tahan lama.

3.      Amplas kayu

Setelah kayu benar-benar kering, maka siapkan amplas kayu. Gosokkan amplas kayu pada seluruh bagian kayu sampai kayu tersebut benar-benar halus. Gunakan masker sebelum anda memulai untuk mengamplas kayu agar tidak ada debu yang terhirup oleh pernapasan anda.

Pengamplasan ini digunakan untuk mempermudah dalam melakukan proses finishing. Gosok dengan sedikit menekan pada seluruh bagian kayu terutama pada bagian kayu yang bergelombang atau tidak rata. Pengamplasan ini benar-benar harus dilakukan agar semua bagian kayu benar-benar rata dan tidak ada bagian kayu yang bergelombang.  

4.      Aplikasikan wood filler

Wood fillerberfungsi untuk mengisi pori-pori kayu yang terbuka, pori-pori kayu besar ataupun cacat kayu. Pilih warna wood filler sesuai jenis kayu yang akan anda proses untuk finishing. Jika lubang kayu atau cacat kayu agak besar, campurkan serbuk kayu dan lem untuk mengisinya terlebih dahulu, baru ditutup dengan wood filler. Tunggu sampai kering dan siap diamplas, kemudian amplas habis sampai yang tertinggal yang ada di dalam pori-pori. Lakukan proses ini sampai kayu benar-benar rata dan juga halus. Pastikan pori-pori kayu tertutup semua.

5.      Aplikasikan wood stain

Aplikasikan wood stain menggunakan kuas yang telah dibungkus menggunakan kain lembut yang bersih.  Apabila diperlukan, encerkan menggunakan air. Namun pastikan untuk mengaduknya hingga tercampur rata. Aplikasikan cat ini pada seluruh bagian kayu sampai rata. Tunggu hingga kering. Amplas ringan menggunakan kertas amplas halus. Lap dengan kain yang bersih.

6.      Aplikasikan clear coat

Cara Finishing Kayu Alami

Siapkan kuas dan clear coat. Aplikasikan clear coating yang sudah dilarutkan dengan air dan tercampur rata ke seluruh permukaan mebel. Gunakan kuas kecil untuk menjangkau bagian kayu yang sulit dijangkau dengan kuas sedang. Tunggu kering amplas, lakukan pengamplasan ringan. Kemudian aplikasikan ulang clear coat hingga diperoleh tampilan yang memikat.

Perlu diperhatikan bahwa bahan finishing yang digunakan diatas adalah bahan-bahan finishing dengan bahan dasar air. Kenapa lebih memilih bahan finishing dari bahan dasar air?

Mengenali Finishing Natural Alami Yang Baik Untuk Digunakan

Teknik finishing dengan tampilan natural alami kayu ini sebenarnya sudah banyak dijumpai sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu. Fungsi finishing dengan natural kayu nyatanya tidak hanya sekedar memberikan kesan alami saja melainkan juga untuk melindungi kayu dari berbagai kerusakan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal.

Maka dari itu, pada umumnya cat mengandung bahan pelindung yang bisa mencegah dari kerusakan yang disebabkan oleh organisme perusak seperti jamur, mikroba, lumut bahkan serangga. Namun, cat yang dahulu bahkan hingga sekarang yang banyak digunakan adalah cat solvent based.

Cat solvent based merupakan cat yang cukup berdampak bagi kesehatan dan lingkungan. Karena, cat ini mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang bisa memicu kanker. Mengerikan, bukan? Maka dari itu, banyak ilmuan berusaha menciptakan cat alternatif yang jauh lebih aman dan ramah lingkungan. Akhirnya cat ini menjadi salah satu alternatif pengganti cat solvent based yakni cat water based.

Di Indonesia, cat water based masih sangat awam dikalangan masyarakat dan kecenderungan masyarakat masih menyukai cat dengan bahan dasar solvent tersebut. Padahal, penggunaan cat water based ini sangat direkomendasikan oleh berbagai kalangan ahli karena kandungannya yang aman.

Kenapa cat solvent based begitu berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan? Cat solvent based merupakan cat yang memiliki kandungan kimia yang cukup tinggi. Bahkan terdapat beberapa cat solvent based yang masih memasukkan bahan kimia seperti timbal maupun merkuri didalamnya untuk menciptakan warna yang menonjol. Biasanya timbal banyak digunakan untuk cat dengan hasil warna putih sehingga hasilnya bisa tampak putih cerah sedangkan merkuri biasanya digunakan untuk mempertegas tampilan dan menonjolkan warna baik pada tampilan natural kayu maupun solid.

Pada kandungan-kandungan kimia berbahaya tersebut sudah dipastikan membahayakan kesehatan jika masuk ke dalam tubuh. Bahkan kandungan bahan kimia tersebut bisa memicu sel kanker cepat berkembang, tidak heran kita pernah mendengar bahwa aplikator finishing cat terserang kanker maupun berita lainnya.

Selain kandungan bahan kimia yang berbahaya, salah satu yang membahayakan adalah senyawa organik yang muncul ketika diaplikasikan yakni Vehicle Organic Compounds (VOC). Kandungan senyawa organik memang tidak akan membahayakan jika kandungan tersebut sangat rendah, namun cat solvent based pada umumnya memiliki kandungan VOC yang sangat tinggi sehingga membuat populasi udara seperti bau yang sangat menyengat hingga membuat pusing dan bahkan mampu membuat lubang ozon semakin melebar.

Maka dari itu, berbagai regulasi keamanan sangat melarang cat solvent based digunakan untuk finishing furniture. Negara-negara maju sudah melarang penggunaan cat solvent based karena dipastikan membahayakan kesehatan dan lingkungan tersebut.

Apabila target pasar Anda adalah pasar internasional, sebaiknya Anda pertimbangkan kembali untuk penggunaan cat solvent based. Karena pada umumnya, akan kena claim sehingga memungkinkan produk Anda bisa masuk ke pasar internasional kembali. Alihkan dengan cat water based yang jauh lebih aman digunakan. Meskipun di Indonesia masih belum banyak cat water based, namun bisa dipastikan bahwa cat water based tersebut memiliki kualitas yang tidak jauh bagus dengan cat solvent based.

Cat Water Based Dengan Hasil Alami

Jika Anda memilih cat dengan tampilan glossy, maka pilihan cat water based bisa Anda gunakan. Meskipun tingkat glossy cat water based tidak akan sebaik cat solvent based karena penggunaan air. Ya, tingkat glossy cat solvent based mencapai 100% karena bahan pelarut minyak yang digunakan. Meskipun demikian, cat water based memiliki tampilan yang tidak kalah apik dan menarik.

Salah satu cat water based yang sudah ada di Indonesia dan sudah melalui berbagai ujicoba adalah cat water based dari Bio Industries. Cat water based ini sudah dipercaya untuk aplikasi finishing furniture maupun perabotan yang terbuat dari kayu, bambu, olahan kayu (MDF, plywood dll) maupun serat alam lainnya.

Bahkan cat water based tersebut diformulasikan sesuai dengan standar regulasi keamanan internasional seperti US Enviromental Protection Agency (EPA) dan ECHA Uni Eropa Reach Regulation Compliance. Sehingga cat tersebut tidak menyebabkan bau yang menyengat, tidak beracun dan tidak menyebabkan polusi berat.

Varian cat water based dari Bio Industries untuk hasil natural kayu bisa Anda dapatkan dengan berbagai pilihan warna. Karena produk cat water based ini memiliki berbagai varian warna yang bisa Anda pilih untuk hasil warna natural kayu. Bahkan Anda bisa mix and match untuk hasil warna yang maksimal.

Tunjukkan kreatifitas Anda untuk hasil natural kayu, jangan berhenti untuk menciptakan hal-hal yang baru karena di luar sana masih banyak hal-hal yang harus dicoba. Dan jangan lupa, pastikan Anda untuk menggunakan produk-produk yang aman dan ramah lingkungan demi keamanan dan lingkungan sekitar Anda. Selamat Mencoba!

 

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here