Cara Membasmi Rayap Salah yang Sering Dilakukan

97

Rayap datang pada furniture dan merusak furniture yang baru saja dibeli? Ada banyak akibatnya jika tidak segera menghilangkan rayap-rayap tersebut. Furniture akan rusak dan bisa saja furniturre tidak bisa digunakan kembali. Namun jika Anda salah menggunakan metode untuk membasmi rayap maka Anda perlu menanggung masalah yang lebih besar lagi.

Bingung dengan masalah rayap ini keinginan untuk cepat membasmi mereka justru membuat langkah yang salah untuk membunuh rayap. Ada banyak akibat yang muncul seperti furniture bertambah rusak karena penggunaan bahan kimia yang terlalu keras, rayap tidak hilang dan semakin bertambah dan terakhir dan merusak lapisan cat di permukaan furniture.

Jangan sampai salah karena furniture akan cepat rusak, nah untuk menghindari kesalahan yang banyak dilakukan? Berikut ini cara membasmi rayap yang sering dilakukan namun salah.

  1. Mengguyur dengan air
CS Biovarnish

Menyiramkan air dingin atau air panas pada furniture bukanlah langkah yang tepat untuk membasmi mereka. Rayap tidak akan mudah mati hanya karena air saja atau air panas. Rayap masih memiliki telur yang bersarang di dalamnya dan tentu akan menetas dan menjadi rayap perusak. Air bukan menjadi solusi namun justru akan membuat furniture menjadi lembab. Kelembaban inilah yang akan membuat rayap berdatangan kembali.

  1. Tidak memberikan perlindungan kembali pada furniture

Cara Membasmi Rayap Salah yang Sering DilakukanKetika rayap sudah dibasmi dari furniture, maka Anda harus langsung melakukan langkah pencegahan yakni memberikan perlindungan. Perlindungan ini bisa berupa lapisan cat dengan bahan anti rayap khusus atau dengan bahan poles jika Anda tidak menghendaki furniture kayu untuk difinishing. Jika Anda memilih langkah ini maka Anda bisa memilih bahan poles seperti beeswax.

Cat akan memberikan perlindungan dari luar lapisan furniture sedangkan jika Anda menggunakan poles kayu seperti beeswax maka Anda akan mendapatkan bahan pencegah rayap dari dalam serat kayu.

  1. Meletakannya di tempat lembab kembali

Masalah utama datangnya rayap adalah karena kelembaban udara. Kayu yang lembab dan berjamur adalah makanan yang banyak dicari rayap. Jika Anda menempatkannya kembali di tempat lembab mislnya menempel dengan dinding yang lembab atau bocor maka rayap akan datang kembali dalam waktu dekat.

  1. Tidak membasmi rayap dengan bersih

Kebanyakan orang akan malas mengatasi masalah rayap ini. Padahal jika rayap tidak dibasmi dengan benar maka telur rayap juga tidak akan hilang. Telur rayap ini akan tetap bertahan sampai menetas kembali dan menjadi rayap. Jika Anda tidak memiliki ketelitian saat menyemprotkan bahan pembasmi rayap bisa saja telur rayap masih bersarang dan akan menimbulkan rayap kembali. Setelah menggunakan bahan pembasmi rayap perhatikan kembali jika rayap benar-benar hilang.

  1. Perawatan furniture kayu

Perawatan adalah salahs atu cara yang penting dan harus diperhatikan pada furniture kayu. Di mana Anda meletakannya dan bagaimana Anda memberikan bahan poles kayu secara rutin adalah hal yang sering dilupakan setelah rayap hilang. Padahal perawatan yang tidak dilakukan secara rutin hanya akan memicu timbulnya rayap kembali. Anda perlu memperhatikan hal ini dengan baik.

Benar sekali perawatan adalah bagian yang tidak boleh dilupakan terlebih jika Anda akan memilih furniture yang tidak dicat. Maka penggunaan bahan poles kayu adalah kunci utama pencegahan rayap yang efektif.

Seperti yang dijelaskan bahwa bahan beeswax adalah material yang akan memberikan perlindungan dari dalam. Namun seiring waktu beeswax akan habis sehingga Anda perlu mengulangi proses aplikasinya setiap satu bulan sekali.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here