Ciptakan Ruang Estetik dengan Gaya Rustic Interior

6
pengamplasan manual dalam persiapan finishing

Bagi mereka yang menyukai model rumah dengan nuansa natural mungkin tidak asing dengan gaya rustic interior. Selain menawan, konsep rumah dengan gaya rustic juga unik.

Gaya rustic interior adalah salah satu gaya desain interior rumah yang mengusung konsep natural dan alami. Gaya interior ini sering diadopsi untuk hunian rumah pedesaan maupun bangunan di besar di kota-kota besar.

Pada furniture yang mengusung konsep rustic, biasanya memiliki permukaan yang kasar dan butuh teknik tertentu saat aplikasinya. Gaya rustic juga sering memasukkan unsur tanaman di dalamnya. Namun, secara umum konsep tua, natural dan alami adalah ciri khas dari gaya rustic.

Ciri Khas Gaya Rustic Interior untuk Rumahan

Mengenal Mebel Kayu Akasia
CS Biovarnish

Dalam perkembangan konsep rumah minimalis, rumah dengan gaya rustic adalah salah satu tren sejak beberapa tahun terakhir dan disukai banyak orang. Nah, furniture dengan gaya rustic justru menjadi sejalan ketika diterapkan pada rumah dengan gaya rustic.

Untuk mengenal konsep gaya rustic interior, seperti apakah gaya rustic yang membuat gaya ini khas? Simak penjelasan berikut:

  • Penggunaan Kayu Sebagai Bahan Baku

Kayu yang digunakan boleh menggunakan kayu tua maupun kayu yang masih mudah. Namun, kayu yang menjadi bahan baku utama di sini adalah kayu yang terkesan unfinished wood. Maksudnya adalah kayu tersebut seperti terkikis oleh usia sehingga terkesan lapuk dan seratnya sangat menonjol.

Untuk menggunakan kayu semacam ini tidak harus menunggu kayu tersebut tua terlebih dahulu. Anda dapat menciptakan tampilan kayu rustic menggunakan kawat besi atau mesin rustic.

  • Aksen Warna Hangat

Selain menggunakan material dari kayu, gaya rustic kental dengan warna-warna hangat yang menyerupai warna kayu seperti cokelat, warna batu, lumpur, bata dan lain sebagainya. Agar tidak terlalu monoton, Anda dapat memadukan dengan warna lain seperti orange, merah, kuning dan warna hangat lainnya.

  • Material Bertekstur

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin pertama, jenis kayu yang digunkaan untuk menciptakan gaya rustic biasanya bertekstur kasar dan terlihat menonjol. Selain kayu, untuk menciptakan gaya rustic bisa dengan menggunakan material bertekstur lainnya seperti linen, karpet bulu kambing, selimut dan barang anyaman dari rotan.

  • Menggunakan Material Alam

Bukan hanya dari kayu saja, gaya rustic interior juga memanfaatkan penggunaan material dari alam seperti batu, ranting, bata tanpa finishing dan lain sebagainya. Tampilan natural sekaligus klasik ini memberikan kesan yang alami dan artistik.

  • Memanfaatkan Barang Bekas

Barang bekas merupakan salah satu komponen yang dapat Anda gunakan pada interior dengan gaya rustic. Anda bisa mencari barang-barang bekas di toko loak atau sesuaikan dengan barang yang Anda inginkan.

Finishing Furniture untuk Ciptakan Gaya Rustic Interior

Menghasilkan tampilan kayu tua untuk kepentingan furniture bukanlah perkara mudah. Apabila menunggu waktu untuk menghasilkan kesan tua tersebut tentu saja membutuhkan waktu yang lama.

Namun, semakin berkembangnya teknik finishing saat ini membuat tampilan kayu tua lebih mudah diciptakan. Anda hanya membutuhkan kawat besi untuk memberikan efek timbul pada serat kayu sehingga terkesan natural.

Bukan hanya itu saja, Anda juga membutuhkan cat kayu seperti Biovarnish Glaze yang bisa menciptakan kesan tua dengan warna memudar pada permukaan furniture. Adapun caranya sebagai berikut:

  1. Sebelum diaplikasikan cat, sikat permukaan kayu terutama bagian lekukan seratnya menggunakan sikat kawat baik searah serat maupun gerakan melingkar. Lakukan hingga serat terasa lebih menonjol kasar.
  2. Setelah mendapatkan hasil kayu dengan serat kasa maka ampelas permukaan kayu tersebut.
  3. Pada langkah pertama finishing, Anda harus mengaplikasikan Biovarnish Sanding Sealer untuk menutup pori-pori kayu agar cat dapat cepat lebuh tajam. Diamkan hingga cat tersebut kering kurang lebih setelah 60 menit. Setelah cat kering, ampelas ambang permukaan kayu yang sudah di cat tersebut.
  4. Untuk pewarnaan pada kayu, aplikasikan Biovarnish Wood Stain warna walnut brown yang sudah dilarutkan dengan air. Kuaskan searah serat kayu ke seluruh permukaannya kemudian diamkan hingga cat tersebut kering setelah kurang lebih 60 menit.
  5. Aplikasikan kembali Biovarnish Sanding Sealer untuk memperkuat tampilan warna tersebut. Setelah diaplikasikan, diamkan selama 60 menit dan kemudian ampelas ambang apabila sudah kering.
  6. Untuk menciptakan kesan warna memudar dan tua, aplikasikan Biovarnish Glaze Black ke permukaan kayu menggunakan kuas. Diamkan hingga setengah kering, kurang lebih selama 5 menit. Kemudian lap menggunakan lap basah yang sudah diperas dan biarkan cat yang terdapat di dalam tekstur kayu.
  7. Tunggu hingga kering

Cara sederhana di atas bisa Anda lakukan untuk semua kebutuhan furniture maupun aksesoris yang ingin terkesan tua dan warna memudar. Selama proses finishing, cukup dikeringkan saja dalam suhu ruangan tanpa harus dijemur di bawah sinar matahari.

Nah, untuk mendapatkan produk Biovarnish Glaze, Anda bisa mendapatkannya melalui marketplace di bawah ini:

Tokopedia: https://www.tokopedia.com/biopaint102

Bukalapak: https://www.bukalapak.com/u/catwaterbased

Shopee: https://shopee.co.id/biovarnish.official

beli biovarnish

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here