Melindungi Furniture kayu Secara Maksimal Menggunakan Cat Yang Ramah Lingkungan

118

Apakah bisa cat kayu melindungi furniture agar tidak mudah rusak? Sebagian besar masyarakat menggunakan cat untuk mewarnai furniture, perabotan maupun kerajinan yang terbuat dari kayu atau serat alam lainnya. Cat kayu nyatanya tidak hanya memberikan tampilan yang bagus pada furniture kayu saja melainkan juga melindungi kayu dari berbagai kerusakan seperti gesekan benda tumpul, serangga maupun jamur. Sebab, cat kayu pada umumnya diformulasikan dengan kandungan bahan tertentu yang bersifat melindungi kayu. Anda bisa melihat dari komposisi bahan yang digunakan sehingga akan mengetahui kegunaan dan manfaat dari cat kayu tersebut.

Cat kayu yang banyak digunakan untuk furniture pada umumnya adalah cat kayu dengan tampilan warna solid atau warna natural kayu. Tampilan warna solid pada umumnya akan menutup warna asli dari kayu dan cenderung ragam warnanya yang banyak seperti putih, merah, biru dan lain sebagainya. Berbeda dengan cat kayu dengan tampilan natural kayu yang notabene tetap mempertahankan warna dan serat kayu yang dimiliki. Hingga saat ini, tampilan warna natural kayu masih banyak diminati oleh masyarakat seperti yang diketahui bahwa tampilan ini sudah diterapkan sejak ratusan tahun yang lalu.

Dahulu, untuk menciptakan tampilan warna natural kayu menggunakan plitur kayu dalam bentuk serlak. Sedangkan saat ini, plitur kayu lebih sederhana yakni dalam bentuk liquid atau cairan. Dengan bentuk liquid maka lebih mudah diaplikasikan meskipun tetap menggunakan pelarut untuk mengencerkan cat dan menurunkan intensitas warna. Nah, untuk pengencer plitur saat ini dibagi menjadi dua yakni pelarut organik seperti thinner maupun spiritus dan dari pelarut air.

CS Biovarnish

Kedua pelarut tersebut sama-sama memiliki tujuan yang sama yakni mengencerkan cat. Apakah perbedaan cat dengan kedua pelarut tersebut? Sudah pasti adalah bahan yang digunakan, cat kayu yang menggunakan pelarut thinner biasanya terdapat kandungan bahan kimia tertentu seperti timbal dan cenderung mengandung minyak. Sedangkan, cat kayu yang menggunakan pelarut air pada umumnya berupa cairan dan menggunakan bahan kimia yang tidak berbahaya sehingga cat kayu berpelarut air dikenal sebagai cat yang ramah lingkungan.

Cara Menggunakan Cat Kayu Ramah Lingkungan

Cat kayu berpelarut air memang lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya dan sangat rendah VOC. Hal ini berbeda dengan cat berpelarut organik yang justru sebaliknya sehingga sangat membahayakan kesehatan dan menyebabkan polusi terhadap lingkungan. Bahkan, bidang finishing skala internasional saat ini sangat menyarankan penggunaan cat yang ramah lingkungan. Selain itu, buyer mancanegara sekarang pun juga memperhatikan akan hal ini. Pada umumnya, selain mempertanyakan kualitas produk, mereka juga akan mempertanyakan bahan cat kayuyang digunakan.

Nah, apabila Anda memiliki target pasar internasional maka sangat mempertimbangkan kembali penggunaan cat kayu berpelarut organik. Untuk amannya, sebaiknya gunakan segala produk finishing mulai dari tahap basecoat hingga topcoat yakni cat kayu berpelarut air. Sudah adakah cat berpelarut air di Indonesia? Keberadaan cat kayu dengan pelarut air di Indonesia memang masih sedikit dan cenderung langka daripada cat kayu yang terbuat dari solvent. Namun Anda tidak perlu khawatir karena kesulitan mendapatkan cat kayu berpelarut air, sebab saat ini telah banyak produsen cat lokal yang mengembangkan cat kayu berpelarut air.

Produk finishing yang ramah lingkungan produksi Indonesia adalah Biovarnish. Cat kayu ini memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan cat berpelarut air dari luar negeri. Bahkan cat kayu Biovarnish menggunakan bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US Enviromental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach sehingga kandungan bahan kimia dan VOC sangat dibatasi dengan demikian Biovarnish telah aman digunakan dan tidak menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Karena kandungan bahannya yang aman, Biovarnish juga aman digunakan untuk polesan furniture bayi, mainan anak-anak dan furniture yang bersentuhan dengan makanan seperti kitchenette.

Biovarnish menawarkan 20 ragam warna yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan finishing dan selain itu terdiri dari berbagai varian produk finishing yang akan mempermudah proses finishing nantinya. Adapun varian produk finishing Biovarnish diantaranya adalah Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Wood Stain, Biovarnish Liquid Stain, Biovarnish Sanding Sealer, Biovarnish Clear Coat dan Biovarnish Glaze. Semua produk finishing bisa digunakan untuk semua jenis kayu baik kayu solid maupun kayu olahan dan serat alam.

Apakah cat berpelarut air mudah diaplikasikan dibandingkan cat berpelarut organik? Dilihat dari komposisi bahan, maka sudah dipastikan cat dengan pelarut air lebih mudah digunakan. Sebab, cat tersebut tidak mengandung minyak dan bahkan tarikan kuasnya pun ringan. Berbeda dengan cat berpelarut organik yang justru akan lengket ketika perbandingan antara cat dan pelarut tidak sesuai dengan dianjurkan. Maka dari itu, cat berpelarut air ini sangat dianjurkan bagi Anda yang masih awam dalam bidang finishing. Jadi, cat berpelarut air sangat cocok digunakan untuk finishing baik pemula hingga profesional baik dalam kapasitas yang kecil hingga besar.

Penasaran bagaimana tahapan aplikasi Biovarnish untuk menciptakan tampilan natural kayu? Berikut beberapa tahapan finishing natural kayu:

  1. Siapkan media finishing yang digunakan dan pastikan media finishing sudah bersih dan rata. Sebaiknya, amplas terlebih dahulu media finishing yang akan digunakan hingga permukaan benar-benar rata, halus dan bersih
  2. Anda bisa gunakan Biovarnish Wood Stain apabila menginginkan tampilan closepore.
  3. Gunakan Biovarnish Liquid Stain. Pilih warna kayu yang sesuai dengan yang  diinginkan. Lalu campurkan air dengan perbandingan 2 bahan : 1 air lalu aduk hingga homogen. Apabila sudah tercampur sempurna, kuaskan atau semprotkan cat ke seluruh permukaan media finishing hingga merata. Diamkan selama 60 menit, cukup didiamkan di tempat yang teduh tanpa dikeringkan langsung dibawah sinar matahari. Jika sudah kering, amplas ambang menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400
  4. Lalu lanjutkan dengan mengaplikasikan Biovarnish Sanding Sealer dan Biovarnish Clear Coat unuk menghasilkan warna yang optimal.

Setelah melalui tahap finishing tersebut, furniture atau kerajinan kayu siap untuk digunakan atau dipasarkan. Nah, bagi Anda yang memiliki perabotan kayu, tidak hanya gunakan produk finishing yang ramah lingkungan saja namun gunakan pula poles kayu yang aman digunakan sebagai perawatan furniture yakni Biopolish Beeswax atau Biopolish Linseed Oil.

Biopolish Beeswax merupakan poles kayu yang terbuat dari lilin lebah dan tanpa menggunakan bahan kimia sehingga disarankan untuk melindungi lapisan kayu atau serat alam yang biasa bersentuuhan langsung dengan makanan, bumbu dapur dan lain sebagainya. Sedangkan Biopolish Linseed Oil merupakan poles kayu yang menggunakan linseed oil sehingga disarankan untuk perawatan furniture interior seperti living room, furniture dapur dan lain sebagainya. Kedua poles kayu tersebut bisa Anda gunakan langsung tanpa mengaplikasikan cat atau digunakan sebagai perawatan rutin. Caranya adalah dengan mengoleskan ke seluruh permukaan kayu menggunakan kain katun yang bersih setiap dua kali sebulan.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here