Finishing Warna Jati Menggunakan Wood Stain Liquid Untuk Rak Dinding Kayu

94

 Lahan yang semakin sempat dengan angka pertumbuhan penduduk Indonesia yang semakin meningkat berpengaruh pada gaya hunian yang diterapkan. Dengan lahan yang kecil, banyak hunian rumah lebih menggunakan konsep minimalis. Konsep ini menyediakan ruangan yang sedikit untuk penghuninya setidaknya 2 kamar, dapur dan ruang tamu.  Pada ruang tamu, hunian rumah minimalis digabung menjadi dua fungsi ruang yakni ruang tamu dan ruang santai sehingga tata ruang yang digunakan diharuskan bisa mencangkup dua fungsi ruang tersebut.

Ruangan bagian depan tersebut akan lebih baik menggunakan minim furniture sebab apabila menerapkan banyak ruangan maka ruangan tersebut akan terlihat lebih sempit dan penuh. Salah satunya adalah kurangi penggunaan rak berdiri yang justru akan memakan tempat. Jika ingin menggunakan rak maka gunakan rak dinding. Rak ini biasanya berbentuk papan-papan kayu yang disusun menjadi kesatuan. Bahkan rak dinding ini juga bisa digunakan untuk memuat buku-buku.

Rak dinding bisa menjadi hiasan jika aksesoris dalam ruangan tersebut tidak terlalu banyak. Anda bisa memberikan aksesoris pada rak dinding seperti  miniantur atau pohon kaktus mini. Tentu saja tampilan rak dinding harus disesuiakan konsep yang Anda terapkan dalam ruangan tersebut. Nah, apabila menginginkan kesan alami dan masuk ke konsep apapun maka  sebaiknya gunakan tampilan natural kayu jati. Kenapa tampilan kayu jati dipilih untuk rak dinding?

CS Biovarnish

Tampilan kayu jati lebih condong pada warna terang sehingga akan membuat ruangan terasa lebih lega dan elegan. Terlebih jika Anda menggunakan kayu jati belanda sebagai material utama dari rak dinding. Kayu jati belanda memang sangat cocok jika diaplikasikan dengan tampilan natural kayu jati karena warna dasar kayu jati belanda terlihat semakin tajam dan seratnya terlihat semakin apik. Jadi nggak salah jika tampilan natural kayu adalah tampilan yang paling disukai.

Untuk mendapatkan tampilan natural kayu jati belanda maka Anda bisa menggunakan plitur wood stain liquid untuk rak dinding kayu.  Plitur memang umum digunakan untuk finishing tampilan natural kayu bahkan saat ini sudah banyak merk yang menyediakan tampilan natural kayu jati. Nah, dari sekian cat yang ada, bagaimana cara mengetahui cat yang bagus untuk finishing rak dinding kayu jati belanda?

Mengenal Cat Kayu Ramah Lingkungan Untuk Finishing Rak Dinding Kayu Jati Belanda

Cat kayu untuk mendapatkan kesan natural kayu jati belanda memang cukup sederhana untuk diaplikasikan. Namun, tidak sedikit orang yang masih salah dalam mengecat ketika menggunakan cat kayu. Akan ada baiknya jika cat kayu yang digunakan sudah dilengkapi fitur-fitur tertentu sehingga akan memudahkan proses finishing meskipun dilakukan oleh seorang awam dalam pengecetan sekalipun.

Lalu bagaimana cat yang bagus agar mudah diaplikasikan dan hasilnya pun optimal? Cat kayu yang baik akan memiliki fitur transparansi warna yang tajam dan daya rekat film sangat kuat sehingga ketika sekali oles saja warna yang dihasilkan sudah terlihat. Dengan daya rekat film yang kuat maka ketika dikuaskan hanya dibutuhkan tekanan yang ringan. Nah, buat Anda yang merasa khawatir karena hasilnya tidak optimal dan meninggalkan bekas kuas maka sebaiknya lapisi permukaan kuas menggunakan kain yang bersih. Pastikan untuk mengaplikasikan searah dengan serat media finishing yang digunakan.

Tidak hanya kualitas yang harus diprioritaskan melainkan juga keamanan cat yang digunakan. Melihat saat ini banyak cat kayu yang tidak aman bagi kesehatan dan menimbulkan polusi, penggunaan cat tersebut mulai dibatasi bahkan beberapa negara sudah melarang penggunaan cat tersebut. Cat kayu ini pada umumnya memiliki bau yang sangat menyengat dan harus diangin-anginkan terlebih dahulu sebelum digunakan karena mengalami penguapan.

Perkembangan pasar mebeling dan kerajinan Indonesia di mancanegara  yang semakin tinggi menuntut para pengusaha maupun pengrajin harus memilih cat kayu yang ramah lingkungan. Sehingga pengggunaan cat konvesional pun bergeser ke cat water based. Dahulu cat kayu ini masih jarang sekali untuk dijumpai namun karena pasar internasional yang sangat memperhatikan masalah keamanan bahan kimia pada produk finishing maka harus tidak harus pengrajin atau pengusaha ini menerapkan cat water based pada produknya.

Nah, sebelum salah dalam memilih cat yang pada akhirnya akan berdampak buruk pada keluar Anda, sebaiknya gunakan cat water based. Cat kayu ini tidak meninggalkan bau cat yang menyengat dan bahkan tidak mengalami penguapan karena tidak terkandung minyak didalamnya. Saat ini, cat water based mulai mudah dijumpai di pasaran Indonesia meskipun keberadaannya masih tergolong sedikit. Anda tidak perlu khawatir, sekarang sudah banyak produsen cat lokal yang mulai mengembangkan cat kayu ini bahkan perkembangannya tergolong lebih cepat dibandingkan cat konvensional.

Produk cat water based dengan unggulan fitur daya rekat film yang kuat serta transparansi warna yang tajam adalah Biovarnish. Kualitas cat kayu ini sudah dijamin layaknya cat water based dari luar negeri terlebih keamanan produknya sebab bahan-bahan yang digunakan sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni EU Enviromental Protection Agency dan European Chemical Agency Reach.

Finishing Biovarnish Wood Stain Liquid untuk Rak Dinding Kayu

Biovarnish merupakan cat kayu dengan bahan water based acrylic khusus untuk tampilan natural kayu. Anda tidak perlu khawatir tentang pemilihan warna sebab cat kayu ini menyediakan 20 varian warna yang bisa Anda pilih termasuk warna teak wood atau kayu jati. Tidak hanya cocok ketika diaplikasikan di media kayu saja, Biovarnish juga cocok diaplikasikan media serat alam lainnya seperti bambu, rotan, daun pandan ataupun material kerajinan serat alam lainnya.

Untuk masalah pengaplikasian, cat water based masih tergolong sederhana dan mudah untuk dilakukan. Daripada penasaran, berikut langkah-langkah finishing menggunakan Biovarnish wood stain liquid untuk rak dinding kayu:

  1. Gunakan Biovarnish Wood Filler sebagai dasar finishing sekaligus menutup pori-pori kayu agar mempercepat tingkat ketajaman coating saat sekali oles. Caranya, larutkan dengan air secukupnya dan aduk hingga homogen. Kemudian aplikasikan menggunakan  pisau palet atau sejenisnya ke seluruh permukaan kayu. Jika sudah diaplikasikan secara merata, keringkan di tempat yang teduh selama 20-30 menit. Ingat! Cukup dikeringkan saja di tempat yang teduh tanpa harus terpapar sinar matahari langsung karena hasilnya justru tidak optimal meskipun pengeringannya jauh lebih cepat. Kemudian, amplas menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 240 apabila filler kayu tersebut telah kering.
  2. Gunakan Biovarnish Liquid Stain warna kayu jati sebagai coloring atau pewarnaan. Larutkan terlebih dahulu dengan air untuk mengencerkan dan menurunkan intensitas warna cat lalu aduk hingga homogen dan tidak meninggalkan endapan.  Jika sudah tercampur sempurna, kuaskan atau semprotkan ke seluruh permukaan kayu hingga merata. Lalu diamkan selama 60 menit dan amplas ambang menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400 jika sudah kering.
  3. Gunakan Biovarnish Sanding Sealer untuk mempertajam lapisan coating. Caranya, lakukan pengaplikasian seperti halnya pada langkah no. 2
  4. Untuk tahap akhir dan memberikan kesan gloss atau matte, gunakan Biovarnish Clear Coat.  Campurkan air terlebih dahulu kemudian aplikaskan ke seluruh permukaan kayu secara merata. Kemudian diamkan selama semalaman untuk hasil yang optimal.
beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here