Finishing Kayu Cepat Dan Hasil Maksimal Menggunakan Biovarnish

160

Siapa yang tidak menginginkan proses finishing yang cepat dan hasilnya pun akan memuaskan? Aplikator profesioal pun pasti sangat menginginkannya karena pada dasarnya ketika praktik di lapangan semuanya tidak seperti yang diinginkan. Bahkan proses finishing bisa memakan waktu yang cukup lama hingga berhari-hari. Biasanya, masalah yang sering terjadi adalah ketika memasuki musim hujan karena proses pengeringan membutuhkan sinar matahari.

Cat yang pengeringannya membutuhkan cuaca biasanya adalah cat berbasis solvent atau cat yang selalu menggunakan pelarut organik seperti thinner atau spiritus. Jika cuaca sedang tidak bagus, target pengerjaannya pun bisa mundur tentu ini akan merugikan perusahaan mebeling. Terutama perusahaan tersebut sedang mengejar target pengiriman ke luar kota. Kalau sudah berhubungan dengan cuaca tentu tidak bisa melakukan apapun karena cuaca bisanya tidak menentu.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini telah hadir cat kayu yang tidak bergantung dengan cuaca yakni cat berbasis air. Sebab, cat berbasis air biasanya hanya dikeringkan di suhu ruangan saja tanpa harus menggunakan sinar matahari. Bahkan cat kayu ini digadang-gadang adalah cat yang aman dan ramah lingkungan. Perkembangan cat ini di Indonesia juga berkembang pesat daripada cat konvensional meskipun keberadaannya masih langka di pasaran.

CS Biovarnish

Kebutuhan perusahaan maupun perseorangan terhadap cat berbasis air saat ini cukup tinggi. Selain karena kebutuhan mengejar target dengan hasil yang tidak kalah baik dengan cat konvensional, cat tersebut juga tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan aplikator. Sehingga Anda tetap aman meskipun melakukan finishing di dalam ruangan. Berbeda halnya dengan cat konvensional, apabila diaplikasikan di dalam ruangan maka dibutuhkan ventilasi udara yang dilengkapi dengan filter udara sehingga udara yang ada dalam ruangan selalu bergantian. Bahkan selama proses finishing cat konvensional harus menggunakan pelindung diri sebab cat ini sangat sensitif jika bersentuhan dengan panca indera.

Cat berbasis air yang sangat cocok untuk finishing natural kayu adalah Biovarnish. Sebab, cat kayu ini terbuat dari water based acrylic yang dilengkapi dengan fitur transparansi warna yang kuat dan tajam. Jadi, meskipun cat telah melapisi media finishing namun serta kayu yang tampak sangat jelas serta mengangkat tampilan kayu yang dilapisinya. Selain itu, cat kayu ini juga tidak mudah memudar karena memiliki daya rekat film yang kuat serta tidak mengalami penguapan.

Mengenal Lebih Dekat Biovarnish

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa Biovarnish merupakan cat yang khusus untuk finishing natural kayu. Produk finishing ini merupakan produk yang aman dan ramah lingkungan sebab bahan yang digunakan sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni EU ECHA Reach Regulation Compliance dan US EPA Regulation Compliance sehingga cat kayu ini aman dari bahan kimia berbahaya, sangat rendah VOC dan kandunga bahannya non-toxic.

Untuk finishing natural, Biovarnish menawarkan berbagai produk diantaranya adalah Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Wood Stain, Biovarnish Sanding Sealer, Biovarnish Liquid Stain, Biovarnish Glaze dan Biovarnish Clear Coat. Varian produk finishing tersebut adalah produk finishing yang akan membantu Anda dalam meraih warna natural kayu dengan optimal karena Biovarnish menawarkan produk mulai dari tahap basecoat, maincoat hingga topcoat.

Keunggulan Biovarnish:

  • Aman dan Ramah Lingkungan
  • Mudah diaplikasikan (kuas atau semprot)
  • Menggunakan pelarut air
  • Daya rekat film yang kuat
  • Transparansi warna yang baik
  • Tampilan warnanya yang tajam
  • Bagus untuk semua substrat alam
  • Tarikan kuas yang ringan
  • Daya sebar yang luas (Apabila menggunakan spray gun)
  • No sagging
  • Tersedia 20 varian warna

Salah satu keunggulan yang menonjol dari Biovarnish adalah mudah diaplikasikan ke semua substrat alam. Biasanya tidak semua cat kayu mampu melakukan hal tersebut, ketika diaplikasikan misalkan pada kayu hasilnya akan maksimal namun tidak begitu bagus ketika diaplikasikan pada bambu. Berbeda dengan Biovarnish, yang hasilnya tetap maksimal meskipun diaplikasikan pada kayu solid, kayu olahan, bambu, rotan maupun substrat alam lainnya.

Finishing Natural Kayu Menggunakan Varian Biovarnish

Untuk menciptakan tampilan natural menggunakan Biovarnish bisa dilakukan dengan dua cara yakni menggunakan Biovarnish Wood Stain maupun Biovarnish Liquid Stain. Perbedaannya adalah Biovarnish wood stain bentuknya lebih ke pasta dan harus dilarutkan dengan air, sedangkan Biovarnish Liquid Stain bentuknya lebih liquid atau cair dan Anda boleh mencampurnya dengan air maupun tidak. Namun, apabila menginginkan cara yang lebih mudah, cepat dan hasilnya layaknya aplikator profesional maka disarankan untuk menggunakan Biovarnish Liquid Stain.

Untuk finishing natural kayu menggunakan Biovarnish Liquid Stain tentunya membutuhkan tahapan base coat hingga topcoat untuk hasil maksimal. Berikut proses finishing natural kayu menggunakan Biovarnish Liquid Stain:

  1. Sebaiknya media finishing yang digunakan dalam kondisi kering (MC level 12%). Jika perlu amplas terlebih dahulu permukaan media finishing hingga bersih dan rata sehingga akan memudahkan ketika pengaplikasian coating
  2. Untuk menutup pori-pori media finishing sebab ada kalanya media yang digunakan memiliki serat yang kasar dan pori-pori yang besar sehingga harus ditutup agar tidak boros dalam pengecatan sekaligus agar mempertajam coating diatasnya. Biovarnish wood filler dicampurkan air secukupnya hingga berbentuk pasta, jangan terlalu encer. Kemudian aplikasikan menggunakan pisau palet atau sejenisnya ke seluruh media finishing. Lalu diamkan dalam suhu ruangan selama 20-30 menit. Apabila sudah kering, amplas dengan tekanan cukup ringan menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 240
  3. Pilih Biovarnish Liquid Stain dengan tampilan warna yang diinginkan. Apabila sudah memilih warna untuk hasil finishing yang diinginkan, campurkan Biovarnish Liquid Stain dan air untuk menurunkan intensitas warnanya. Kemudian kuaskan atau semprot ke seluruh permukaan media finishing secara merata. Kemudian diamkan dalam suhu ruangan setelah 60 menit. Amplas ambang menggunakan kertas amplas no. 400 apabila sudah kering.
  4. Aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer untuk mempertajam tampilan warnanya. Campurkan air dengan takaran yang sama pada tahap diatas. Gunakan spray gun agar hasilnya maksimal. Apabila sudah diaplikasikan ke seluruh permukaan media finishing, diamkan selama 60 menit. Amplas ambang apabila sudah kering.
  5. Untuk mengunci tampilan coating sebelumnya sekaligus memberikan hasil finishing semakin optimal, aplikasikan Biovarnish Clear Coat. Campurkan air kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan media finishing hingga merata. Untuk kering sentuh, diamkan selama 30 menit. Apabila belum mendapatkan tampilan yang diinginkan, Anda bisa mengulangi tahap ini hingga mendapatkan tampilan yang sesuai dengan yang diinginkan. Apabila sudah mendapatkan tampilan tersebut, diamkan selama 24 jam untuk kering packaging.

Aplikasi Biovarnish ini tergolong sederhana namun hasilnya sangat memuaskan. Masih tidak ingin menggunakan cat berbasis air yang sudah pasti hasilnya dan keamanan bahannya? Gunakan cat yang aman dan ramah lingkungan saat ini juga untuk mencegah berbagai dampak buruk yang diakibatkan oleh kandungan bahan berbahaya pada cat konvensional.

Untuk mendapatkan varian cat ramah lingkungan ini, silahkan hubungi kontak yang tertera di website ini. Atau kunjungi langsung Bio Office Centre di Yogyakarta, Jepara dan Cirebon, disana Anda bisa menanyakan berbagai produk finishing lainnya serta tips-tips dalam finishing menggunakan cat berbasis air.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here