Tips Finishing Warna Solid Lebih Mudah Dengan Cat Kapur

396

Furniture dibedakan menjadi dua macam tampilan warna yakni warna natural kayu dan warna solid. Keduanya memiliki minat di hati masing-masing peminatnya. Kali ini, yang akan dibahas adalah tampilan warna solid pada furniture.

Sebagian orang saat ini menyukai tampilan solid yang notabene disesuaikan dengan nuansa dalam ruangan. Terlebih hunian rumah saat ini mengusung konsep minimalis modern terlebih jika rumah Anda termasuk dalam komplek perumahan.

Konsep minimalis modern menjadi pilihan yang tepat apabila Anda menggunakan furniture-furniture dengan desain minimalis dan warna yang sesuai. Adakalanya, furniture minimalis menggunakan tampilan natural kayu namun adapula yang dikombinasikan dengan warna solid.

CS Biovarnish

Meskipun demikian, tampilan warna solid saat ini mulai meningkat seiring kebutuhan dan minat masyarakat terhadap tampilan pada furniture tersebut. Sebelum membahas mengenai finishing warna solid pada furniture, akan lebih baik jika mengetahui fungsi dan peran dari cat itu sendiri.

Orang pada umumnya mengetahui penggunaan cat bertujuan untuk memberikan tampilan warna pada furniture saja. Faktanya, fungsi cat lebih dari hal tersebut yakni bertujuan untuk melindungi permukaan kayu dari kerusakan langsung yang diakibatkan oleh gesekan benda tumpul, jamur dan lain sebagainya.

Tingkat perlindungan cat tergantung dari fitur yang ditawarkan. Tentu saja, apabila fitur yang ditawarkan suatu merk cat semakin baik maka harganya pun juga akan semakin mahal sesuai dengan penawaran yang diberikan.

Disisi lain, tahu kah Anda bahwa cat kayu saat ini dibedakan menjadi dua macam jika dilihat dari bahan baku? Ya, cat kayu dibedakan menjadi dua berdasarkan bahan baku yakni cat water based dan cat solvent based.

Cat solvent based merupakan cat kayu yang paling sering digunakan saat ini. Cat ini pada umumnya menggunakan  pelarut organik seperti thinner atau spiritus. Karena penggunaan minyak pada kandungan cat tersebut, maka membutuhkan proses pengeringan yang cukup lama.

Sedangkan cat water based adalah cat kayu yang menggunakan bahan serta pelarut air. Cat ini memang masih jarang dijumpai di pasaran terlebih dengan varian yang lengkap seperti basecoat ataupun topcoatnya. Namun, cat ini akan lebih cepat kering dan tidak meninggalkan bau yang menyengat.

Kedua cat tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan tentu saja setiap individu memiliki minat yang berbeda-beda. Namun, akan sangat disarankan bagi Anda yang ingin mengecat sendiri suatu barang atau furniture adalah pilih cat yang aman digunakan.

Cat kayu yang aman merupakan cat kayu yang memiliki kandungan VOC yang rendah dan bahkan tanpa mengandung VOC. Menurut regulasi US-EPA, VOC merupakan senyawa organik yang berbahaya dan dalam bentuk gas.

VOC menjadi salah satu polusi udara yang sangat diperhatikan terutama oleh pecinta lingkungan. Kandungan VOC yang tinggi dapat menyebabkan lapisan ozon rusak dan dampaknya adalah terjadinya efek rumah kaca dan pemanasan global.

Rekomendasi Cat Kayu Sesuai Regulasi US-EPA

Cat kayu yang aman saat ini sangat direkomendasikan untuk kebutuhan finishing. Bertujuan agar menurunkan atau meminimalisir dampak buruk yang terjadi lingkungan karena kandungan VOC pada udara yang sangat tinggi.

Salah satu cat yang direkomendasikan untuk digunakan dan telah sesuai dengan standar keamanan regualasi US-EPA adalah BioDuco. Cat kayu tersebut merupakan cat khusus finishing warna solid dengan kandungan bahan yang aman dan ramah lingkungan.

BioDuco bukan produk dari luar negeri melainkan produksi manufaktur dalam negeri yakni Bio Industries. Manufaktur ini berkembang sejak awal tahun 2000-an khusus memperoduksi produk finishing dan treatment kayu yang ramah lingkungan.

Bagi Anda yang memiliki pangsa pasar internasional, penggunaan cat tentu saja sangat diperhatikan, bukan? Adakalanya, buyer ataupun suatu negara memiliki batas tertentu dalam penggunaan produk agar aman dan tidak membahayakan lingkungan ataupun kesehatan.

Anda dapat menggunakan cat kayu water based BioDuco ini untuk berbagai kebutuhan finishing warna solid. Bahkan, Anda juga dapat menggunakannya sebagai finishing tampilan klasik seperti patina, shabby chic dan lain sebagainya.

Apabila Anda menginginkan proses finishing yang lebih sederhana dan tidak fokus pada hasil yang sempurna maka Anda dapat menggunakan chalk paint. Bukan kah chalk paint di Indonesia masih cukup langka?

Chalk paint yang dapat digunakan selama ini mungkin adalah merk dagang dari luar negeri. Tentu saja harga yang ditawarkan akan jauh lebih mahal karena melalui proses pelegalan. Anda tidak perlu khawatir karena Bio Industries telah mengembangkan cat jenis ini.

Chalk paint dari Bio Industries dikenal dengan BioDuco Chalk Paint. Kualitas yang ditawarkannya pun tidak kalah dengan chalk paint dari merk dagang luar negeri. Bahkan, kandungan bahannya yang digunakan telah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan internasional US-EPA dan ECHA-Reach.

Kenapa chalk paint tidak fokus pada hasil yang sempurna? Sebab, chalk paint memiliki hasil akhir dengan lapisan layaknya kapur. Bahkan, Anda tidak perlu khawatir ketika mengalami kesalahan selama proses finishing berlangsung. Sebab, cat ini mudah dihapus hanya dengan air saja.

Untuk hasil yang unik dan memberikan kesan yang berbeda, akan lebih baik jika Anda menggunakan cara kuas. Lapisan cat dengan metode kuas memang memberikan hasil yang unik apabila Anda menggunakan chalk paint.

Hasil dari pengaplikasian kuas ini lah yang menjadi titik point chalk paint agar terkesan lebih natural dan tidak fokus pada hasil sempurna. Kadangkala, orang akan merasa cukup khawatir ketika menggunakan kuas karena akan meninggalkan bekas kuas (brush mark).

Sedangkan ketika Anda menggunakan chalk paint maka hal tersebut tidak perlu khawatir karena hasil finishing yang natural. Chalk paint juga tidak membutuhkan persiapan yang banyak sehingga akan lebih efisien waktu.

Untuk memberikan tampilan clear finish, Anda dapat menggunakan beberapa produk berikut agar hasil lebih baik yakni BioDuco Wood Putty, BioDuco Chalk Paint dan BioDuco Topcoat. Pengaplikasian BioDuco Wood Putty dapat Anda sesuai dengan kebutuhan. Anda dapat skip penggunaan ini apabila menginginkan hasil open pore atau media yang digunakan dalam kondisi bagus.

Persiapan Finishing

Media seperti kayu yang bagus agar dapat bertahan lama adalah kayu dengan MC 12%. Standar tingkat kekeringan tersebut akan membuat kayu dapat bertahan lama sehingga kondisi tidak terlalu kering ataupun basah.

Selain itu, agar kayu dengan mudah diaplikasikan cat serta tidak mempengaruhi hasil warna maka amplas terlebih dahulu permukaan kayu tersebut.

Proses Finishing

  • Aplikasikan BioDuco Wood Putty untuk menyamarkan cacat pada kayu ataupun melapisi dasar permukaan kayu agar warna akhir sama rata. Diamkan dalam suhu ruangan selama 30 menit dan apabila sudah kering maka amplas dengan kertas amplas no. 320
  • Aplikasikan BioDuco Chalk Paint yang telah dilarutkan air. Kemudian gunakan ujung kuas untuk mengaplikasikan ke seluruh permukaan kayu. Setelah diaplikasikan, diamkan selama 1 jam lalu amplas.

Lakukan pengamplasan dua kali, untuk pengamplasan pertama gunakan kertas amplas no. 320. Kemudian dilanjutkan dengan pengamplasan menggunakan kertas amplas no. 400 untuk hasil lebih halus.

  • Aplikasikan BioDuco Topcoat matte/gloss yang telah dilarutkan air ke seluruh permukaan kayu.

Dari rangkaian prosedur finishing diatas, pasti penasaran bukan dimana harus membeli produk-produk diatas?

Caranya sangat sederhana, silahkan hubungi kontak hotline pada website ini untuk pemesanan. Atau Anda juga dapat melakukan pemesanan melalui e-mail [email protected]. Nah, bagi Anda yang suka melakukan transaksi pembelian melalui marketplace, kini Bio Industries telah tersedia di https://www.tokopedia.com/bioindustries atau https://www.bukalapak.com/u/catwaterbased.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here