Trik Mudah Menutup Pori Pagar Kayu Minimalis dengan Sanding Sealer

44

Pagar kayu merupakan salah satu komponen hunian yang rentan rusak karena terpapar langsung oleh air hujan atau teriknya sinar matahari. Perubahan cuaca yang selalu berubah juga mempengaruhi ketahanan pagar. Terlebih pagar tersebut terbuat dari material besi atau kayu yang mudah teroksidasi. Sebab, kayu yang terksidasi akan mudah keropos karena kering begitu pula dengan besi yang lambat laun akan berkarat lalu keropos.

Untuk menjaga ketahanan pagar dari paparan langsung cuaca dan perubahan suhu di luar ruangan yang tidak menentu adalah dengan melapisi permukaannya dengan cat. Pastinya, cat kayu yang digunakan harus dilengkapi dengan fitur tahan cuaca agar tidak mudah rusak. Pastikan cat tersebut memiliki elastisitas yang baik agar cat tidak mudah pecah, retak ataupun mengelupas. Kerusakan cat yang retak tersebut disebut juga dengan falcking yakni karena adanya proses oksidasi yang membuat cat memuai atau mengerut

Khusus untuk material kayu, pastikan untuk memilih cat kayu yang tepat agar hasilnya optimal dan aman digunakan. Perlu diingat bahwa cat kayu yang tidak mengeluarkan bau menyengat belum tentu cat tersebut aman untuk digunakan. Pasalnya, masih banyak cat kayu yang tidak menimbulkan bau menyengat namun tetap berbahaya bagi kesehatan ataupun lingkungan. Hal tersebut dikarenakan cat tersebut memiliki kandungan bahan yang berbahaya dan rendah VOC.

CS Biovarnish

Cat kayu yang tidak mengandung bahan kimia dan rendah VOC hanya bisa dijumpai pada cat water based. Menutup pori pagar kayu minimalis dengan sanding sealer berbahan dasar air tidak kalah dengan kalah cat konvensional. Meskipun terbuat dari bahan dasar air, sanding sealer berbahan dasar air dapat bertahan dengan baik jika terpapar langsung dengan cuaca. Salah satu sanding sealer berbahan dasar air yang direkoendasikan sebagai pelapis kayu untuk finishing adalah Biovarnish Sanding Sealer.

Cara Menutup Pori Pagar Kayu Minimalis dengan Sanding Sealer Berbahan Dasar Air

Biovarnish direkomendasikan sebagai bahan finishing karena kualitasnya yang tidak kalah dengan cat water based dari luar negeri. Sebab, Biovarnish menggunakan bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US EPA (Enviromental Protection Agency) dan ECHA (European Chemical Agency) Reach. Biovarnish juga dilengkapi dengan fitur unggulan seperti tahan air dan tahan cuaca sehingga dapat digunakan untuk finishing interior ataupun eksterior.

Berikut cara menutup pori pagar kayu minimalis dengan sanding sealer berbahan dasar air:

  • Agar pagar kayu mudah dicoating, sebaiknya ampas terlebih dahulu seluruh permukaan kayu hingga benar-benar rata dan bersih.
  • Larutkan Biovarnish Sanding Sealer dengan air lalu aduk hingga benar-benar tercampur. Kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan kayu baik dengan cara kuas atau semprot. Jika sudah diaplikasikan ke seluruh permukaan pagar kayu, diamkan dalam suhu ruangan kurang lebih 60 menit. Setelah kering sentuh, amplas ambang seluruh permukaan pagar kayu tersebut. Tahap awal pengaplikasikan sanding sealer bertujuan untuk meutup pori-pori dan memotong bulu halus yang masih keluar.
  • Untuk mempertajam coating, aplikasikan kembali Biovarnish Sanding Sealer ke seluruh permukaan kayu.
  • Sebagai tahap akhir, Biovarnish Clear Coat matte atau gloss. Setelah dilarutkan dengan air, aplikasikan Biovarnish Clear Coat ke seluruh permukaan pagar kayu. Kemudian diamkan selama semalaman dan pagar kayu bisa digunakan.

Biovarnish Sanding Sealer juga bisa diaplikasikan sebelum ataupun sesudah pengaplikasian liquid stain yang notabene sebagai pewarnaan kayu. Pastikan untuk selalu mengamplas permukaan kayu yang sudah di sanding sealer agar hasil coating lebih halus dan optimal.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here