Cara Menutup Pori Serat Saat Refinishing Pembatas Ruangan dari Kayu

201

Menutup pori serat saat refinishing pembatas ruangan dari kayu akan terlihat lebih halus dan rata jika menggunakan cat kayu yang tepat.

Pembatas ruangan atau partisi yang terbuat dari kayu menjadi dekorasi yang tepat jika menginginkan pembatas yang terkesan natural tapi tidak membuat ruangan terkesan penuh. Partisi kayu saat ini sering diterapkan pada hunian minimalis karena tidak berfungsi sebagai pembatas saja melainkan juga sebagai penghias ruangan. Seperti halnya dengan furniture, lantai kayu ataupun konstruksi bangunan, harus diaplikasikan cat kayu guna menjaga kayu tidak mudah rusak. Sebab, kayu merupakan material dari serat alam yang rentan terserang serangga dan jamur. Misalkan saja kayu trembesi, jenis kayu ini memang terkesan kokoh dan kuat namun kayu tersebut sangat mudah terserang kumbang bubuk. Berbeda dengan jenis kayu jati yang notabene berkualitas baik dari keawetan ataupun ketahannnya. Wajar saja perbedaan harga dari kedua jenis cat tersebut sangat terlihat.

Maka dari itu, ketika memilih pembatas ruangan dari kayu maka harus memperhatikan jenis kayu yang digunakan. Tidak semua jenis kayu memiliki ketahanan dan keawetan sekelas kayu jati sehingga dibutuhkan proses treatment sebelumnya. Proses treatment ini biasanya dilakukan pasca penebangan dengan mengaplikasikan obat anti rayap dan obat anti rayap. Biasanya treatment ini dilakukan pada kayu yang memiliki ketahanan yang rendah. Setelah melalui tahap treatment pada umumnya kayu harus dikeringkan hingga mencapai MC ≤ 15%.

CS Biovarnish

Melalui tahap treatment dan pengeringan yang tepat membuat kayu akan bertahan lebih lama dibandingkan tidak dilakukan treatment. Setelah itu, untuk menjaga tampilan pembatas ruangan kayu tampak epic maka dibutuhkan lapisan cat. Cat kayu tersebut bukan sekedar memperindah tampilan pembatas ruangan kayu saja melainkan juga melindungi bagian luar kayu dari berbagai faktor perusak seperti serangga, jamur ataupun gesekan benda tumpul.

Cat kayu apakah yang tepat untuk finishing pembatas ruangan warna natural kayu? Saat ini, cat kayu warna natural dibedakan menjadi dua macam berdasarkan bahan dan pelarutnya yakni cat kayu berbahan dasar solvent dan cat kayu berbahan dasar air. Anda bisa memilih cat kayu berbahan dasar air apabila menginginkan proses finishing yang lebih cepat karena cat tersebut tidak bergantung pada sinar matahari pada saat proses pengeringannya.

Cat yang Tepat Untuk Menutup Pori Serat Saat Refinishing Pembatas Ruangan dari Kayu

Refinishing merupakan proses pengecatan ulang pada furniture untuk mengembalikan tampilan warna kembali tampak seperti semula. Refinishing ini dilakukan apabila furniture sudah mengalami pemudaran warna, adanya warna yang tidak rata, terdapat kerusakan pada permukaan kayu, kayu kusam diakibatkan debu dan lain sebagainya. Apabila sebelumnya diaplikasikan cat kayu dengan kandungan minyak maka kemungkinan waktu refinishing furniture lebih cepat. Sebab, cat kayu denga kandungan minyak lebih mudah menguap sehingga tingkat gloss atau tampilan pada cat akan lebih cepat memudar.

Sebelum mengaplikasikan cat pada proses refinishing maka harus diamplas seluruh permukaan kayu untuk menghilangkan sisa cat lama yang masih menempel. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah cat kayu merekat dengan sempurna. Sebaiknya, untuk proses refinishing tidak hanya menggunakan satu jenis saja jika menginginkan hasil finishing yang tajam dan optimal. Karena tiap tahapan finishing akan berpengaruh pada hasil akhir. Adakah cat kayu berbahan dasar air tampilan akhir natural kayu dengan tahapan finishing yang lengkap?

Anda tdak perlu khawatir ketika memilih cat kayu berbahan dasar air sebagai bahan finishing. Kini Anda dapat menggunakan cat kayu dengan varian cat berbahan dasar air yang lengkap. Cat tersebut adalah Biovarnish yang notabene terbuat dari water based acrylic khusus untuk tampilan natural kayu.  Bahkan untuk maincoat yakni Biovarnish Liquid Stain telah tersedia 20 varian warna yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Ya, Biovarnish terdiri dari berbagai varian produk finishing yakni Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Liquid Stain, Biovarnish Sanding Sealer dan Biovarnish Clear Coat.

Biovarnish direkomendasikan untuk finishing natural kayu karena cat tersebut tidak kalah berkualitas dengan cat kayu berbahan dasar air dari luar negeri. Biovarnish menggunakan bahan-bahan yang sudah diformulasikan khusus sesuai dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US Enviromental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach. Karena sudah disesuaikan dengan regulasi internasional tentunya kualitas hasil finishing dan keamanannya sudah sesuai standar. Wajar saja jika cat kayu ini menjadi salah satu cat berbahan dasar air yang direkomendasikan di Indonesia karena masih sedikit cat kayu yang sesuai standar internasional.

Refinishing Pembatas Ruangan Kayu Menggunakan Varian Produk Biovarnish

Untuk menciptakan tampilan natural kayu pada saat refinishing memang disarankan untuk tidak menggunakan satu jenis cat kayu saja. Sebab, apabila hanya menggunakan satu cat kayu dikhawatirkan cat tersebut tidak dapat bertahan lama dan hasilnya pun kasar. Salah satu cat kayu yang disarankan untuk memperhalus tekstur kayu adalah dengan mengaplikasikan sanding sealer. Cat kayu tersebut bertujuan khusus untuk menutup pori-pori kayu dan memperhalus teksturnya. Biasanya cat kayu ini digunakan untuk finishing natural kayu karena akan memperhalus tampilan dan warna furniture terkesan lebih tajam.

Jika sanding sealer pada umumnya harus memakan waktu yang lama saat proses finishing ataupun pengeringannya, berbeda dengan Biovarnish Sanding Sealer. Maincoat ramah lingkungan tersebut justru lebih cepat kering meskipun tanpa dikeringkan dibawah sinar matahari. Sebab, cat kayu tersebut sudah dilengkapi dengan daya rekat film yang kuat dan daya kering yang cepat. Salah satu faktor mempercepat cat kayu cepat kering adalah menggunakan bahan dasar air. Hal ini lah yang membedakan cat kayu konvensional yang lama dikeringkan karena terdapat kandungan minyak atau solvent.

Bagi Anda yang sedang belajar mengecat, perhatikan refinishing untuk pembatas ruangan dibawah ini:

  • Setelah permukaan pembatas ruangan kayu tersebut diamplas untuk menghilangkan sisa cat kayu lama
  • Aplikasikan Biovarnish Wood Filler apabila terdapat bagian pembatas ruangan kayu yang cacat seperti goresan, retak dan lain sebagainya.
  • Aplikasikan Biovarnish Liquid Stain untuk memberikan tampilan natural kayu. Setelah diaplikasikan baik dengan cara kuas atau semprot, diamkan kurang lebih 60 menit. Agar coating selanjutnya dapat merekat dengan baik, amplas ambang permukaan kayu yang sudah terlapisi liquid stain menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400 apabila sudah kering sentuh
  • Aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer ke seluruh permukaan kayu dengan searah serat. Untuk hasil yang optimal, aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer dengan cara semprot. Seteleh diaplikasikan merata, diamkan kurang lebih 60 menit di dalam suhu ruangan. Setelah kering sentuh, amplas ambang permukaan kayu menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400
  • Sebagai tahap akhir, pilih tampilan pada Biovarnish Clear Coat yakni matte atau gloss. Kemudian diamkan selama semalaman atau pembatas kayu tersebut kering dengan sempurna.

Setelah refinishing usai, Anda tidak perlu khawatir dengan bau cat karena Biovarnish tidak mengeluarkan bau cat yang menyengat. Bahkan karena sudah disesauaikan dengan standar regulasi keamanan internasional, pasca finishing Biovarnish tidak beracun sehingga membuat ruangan terasa lebih aman dan nyaman.

beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here