Lapisan Awal Setelah Aplikasi Cat Pelitur Kayu Apakah yang Bagus?

91

Menjaga tampilan furniture layaknya baru membutuhkan lapisan awal setelah aplikasi cat pelitur kayu. Tidak hanya terlihat baru, furniture akan terlapisi dan terlindungi secara optimal.

Furniture yang dirawat dengan baik pasti dapat bertahan lama terutama jika furniture terebut terbuat dari material kayu ataupun serat alam. Material dari serat alam rentan rusak dibandingkan material lainnya. Maka dari itu, dibutuhkan lapisan cat agar furniture dapat terlindungi dengan optimal terlebih jika cat kayu tersebut dilengkapi dengan fitu-fitur yang dibutuhkan oleh furniture. Maka dari itu, sebelum membeli cat alangkah baiknya mengenal cat kayu  dari bahan hingga fitur-fiturnya.

Meskipun cat kayu tersebut dikenal bagus di masyarakat, belum tentu cat tersebut sesuai dengan pilihan Anda. Dengan mengetahui jenis cat kayu yang baik untuk finishing natural kaya pada furniture maka ketika membeli cat kayu pun akan lebih mudah. Cat kayu dengan tampilan natural transparan sangat disarankan memiliki transparansi warna yang baik dan tajam. Hal ini bertujuan ketika cat kayu diaplikasikan ke media finishing akan menghasilkan warna kayu yang natural. Selain itu, pastikan cat tersebut memiliki daya rekat film yang kuat. Sebab, masih banyak cat kayu yang berkualitas baik justru daya rekat filmnya tidak cukup baik sehingga ketika diaplikasikan terasa lengket dan bahkan cepat mengelupas.

CS Biovarnish

Perlu digaris bawahi bahwa cat kayu yang baik adalah cat kayu yang mampu menampilkan warna kayu pada permukaan media finishing dapat bertahan lama. Selama ini, banyak cat kayu yang tidak tahan lama dan cenderung memudar. Pemudaran cat tersebut dipengaruhi oleh uap yang keluar setelah cat kayu diaplikasikan ke media finishing. Seringkali melihat bahwa furniture pasca finishing tidak boleh langsung diletakkan di dalam ruangan yang tertutup melainkan di tempat yang terbuka. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi uap cat setelah finishing. Faktanya, selain mempengaruhi tampilan pada furniture, penguapan tersebut juga berdampak buruk pada lingkungan. Uap cat menyebabkan polusi udara karena mengandung senyawa kimia yang berbahaya dan pada umumnya mengandung VOC yang tinggi.

Bagi seorang pengrajin atau industri mebeling terutama yang memiliki target pasar internasional, cat kayu yang mengandung VOC rendah sudah cukup familiar. Sebab, buyer mancanegara saat ini tidak hanya sekedar memilih furniture dengan desain dan tampilan yang indah saja melainkan cat yang digunakan harus aman, rendah VOC atau bahkan food grade. Apakah cat yang Anda gunakan sudah benar-benar aman?

Cara Memilih Cat Kayu yang Aman dan Berkualitas

Mungkin sudah ratusan merk cat kayu di pasaran yang dikenal masyarakat namun yakin bahwa cat tersebut aman dan ramah lingkungan? Bagi seorang yang masih awam, memilih cat kayu pada umumnya berdasarkan beberapa faktor diantaranya harganya yang terjangkau, tampilannya yang apik atau rekomendasi orang lain. Padahal, untuk memilih cat kayu yang baik harus memperhatikan berbagai faktor. Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa cat kayu yang baik adalah cat kayu yang tampilannya mampu bertahan lama, memiliki transparansi warna yang baik, rendah VOC dan aman digunakan.

Lalu bagaimana kah cat kayu yang aman untuk finishing natural kayu? Cat kayu yang aman adalah cat kayu yang tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dalam kadar tinggi, rendah VOC dan tidak berbau. Namun, cat kayu yang tidak berbau belum tentu aman sebab banyak cat kayu yang tidak mengeluarkan bau menyengat tapi masih berbagai bagi kesehatan. Maka dari itu, aplikator disarankan untuk menggunakan perlengkapan keamanan diri mulai dari masker, kacamata, sarung tangan, alas kaki ataupun kaos panjang.

Cat water based merupakan salah satu cat kayu yang dikategorikan aman dan ramah lingkungan. Dari segi bahan, cat kayu tersebut menggunakan bahan dasar dari air selain itu pelarut yang digunakan pun berbeda dengan pelarut pada umumnya seperti thinner atau spiritus melainkan hanya menggunakan air.  Sebagian orang belum cukup familiar dengan cat water based karena cat kayu tersebut tergolong baru dikalangan masyarakat. Namun, cat water bases sudah cukup familiar di luar negeri bahkan di Amerika, pemasaran cat water based sudah mencapai 80%. Hal ini menunjukkan bahwa cat water based mulai mendominasi dibandingkan cat solvent based. Bahkan, perkembangan cat water based lebih cepat daripada cat solvent based begitu pula di Indonesia.

Cat kayu berbahan water based sudah mulai banyak dijumpai di pasaran Indonesia meskipun keberadaannya belum sebanyak cat solvent based. Berikut cat kayu berbahan dasar air yang sudah terdapat di pasaran yang bisa Anda gunakan:

  1. Biovarnish
  2. Mowilex
  3. Propan
  4. Impra
  5. Belazo
  6. Aqua Politur

Cat kayu tersebut hanya cukup menggunakan air bersih sebagai pelarutnya. Sehingga Anda tidak perlu membeli thinner atau pelarut organik lainnya untuk mengencerkan cat. Akan tetapi, pastikan memilih cat kayu yang berkualitas dan sudah dijamin keamanannya.

Lapisan Awal Setelah Aplikasi Cat Pelitur Kayu Yang Benar dan Tepat

Biovarnish merupakan salah satu cat water based yang direkomendasikan untuk finishing natural kayu. Cat kayu tersebut dilengkapi dengan fitur unggulan yang membuat tampilan tampak tajam, hasil optimal dan pastinya aman baik selama ataupun pasca finishing. Sebab, Biovarnish menggunakan bahan-bahan yang diformulasikan khusus sesuai dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional. Regulasi tersebut yakni US Enviromental Protection Agency (EPA) da European Chemical Agency (ECHA) Reach yang mana regulasi tersebut menjadi rujukan akan batas penggunaan bahan kimia dan VOC.

Karena kandungan bahannya yang aman dan ramah lingkungan, Biovarnish juga aman jika digunakan untuk furniture bayi, furniture dapur, ataupun mainan anak-anak. Sebab, cat kayu tidak akan mengkontaminasi lingkungan sekitarnya bahkan juga tidak menyebabkan logam teroksidasi karena kandungan bahan pada cat tersebut. Lalu bagaimana dengan kualitas dari Biovarnish? Karena sudah disesuaikan dengan regulasi keamanan internasional dan standar bahan finishing yang tepat, cat kayu ini memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan cat water based dari luar negeri.

Biovarnish juga baik digunakan untuk furniture eksterior karena cat tersebut memiliki fitur tahan cuaca, memiliki  daya rekat film yang kuat dan elastisitas cat yang baik. Dengan elastisitas yang baik, cat tersebut memiliki kemungkinan kecil penyusutan ataupun flacking akibat teroksidasi. Lapisan awal setelah aplikasi cat pelitur kayu selama proses finishing natural kayu adalah dengan Biovarnish sanding sealer. Cat kayu tersebut pada umumnya jarang digunakan untuk diy dan biasa diaplikasikan oleh penghobi kayu, pengrajin ataupun industri mebeling untuk mendapatkan hasil yang halus dan rapi. Berikut tahap finishing menggunakan sanding sealer setelah plitur kayu:

  1. Setelah diaplikasikan plitur pada permukaan media finishing seperti kayu. Tunggu hingga kering lalu amplas permukaan kayu tersebut hingga permukaan lebih halus.
  2. Gunakan Biovarnish Sanding Sealer yang sudah dilarutkan dengan air kemudian aduk hingga benar-benar tercampur homogen. Aplikasikan ke seluruh permukaan kayu searah serat baik menggunakan kuas sponge, kuas yang dilapisi kain katun ataupun spray gun. Namun, apabila menginginkan hasil yang optimal disarankan untuk menggunakan cara semprot. Setelah diaplikasikan, diamkan kurang lebih 60 menit di dalam suhu ruangan. Setelah kering sentuh, amplas ambang permukaan media finishing yang sudah dilapisi Biovarnish sanding sealer menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400
  3. Sebagai tahap akhir dan memberikan hasil akhir matte atau gloss, aplikasikan Biovarnish Clear Coat.
beli biovarnish
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here